Kamis, 17 September 2009

Malang Old Festival IV 2009 Tema Rekontruksi Jati Diri

Yang membuat saya selama ini bahagia tinggal di kota malang. Kota ini tidak pernah membosankan untuk saya. Selama tiga tahun kota yang dingin (sekarang mulai panas karena Global warming). Kota ini besar, walaupun tidak sebesar Surabaya namun cukup dan nyaman ditinggali. Tiap bulan Mei selama tiga tahun berturut-turut diadakan Fetival Malang Kembali.
Festival yang diselenggarakan oleh Departemen Budaya dan Pariwisata Malang serta Yayasan Inggil ini memiliki nuansa yang berbeda tiap tahunnya. Tahun lalu seinggat saya itu menceritakan tentang Malang di Jaman Kerajaan yakni sekita abad 14. Kali ini, di tahun 2009 mengangkat tajuk "Rekontruksi Jati Diri" dengan fokus tahun 30-an (kalau tidak salah). Menggumbar beberapa peristiwa penting di Malang pada jaman setelah merdeka.
Saya selalu menggunakan ajang ini untuk berkumpul dengan teman2 saya. Khususnya dengan anak-anak sepuluh empat. Kini sudah tinggal sedikit karena semuanya telah pulang kampung. tapi yang pasti semanggatnya masih terasa. Saya juga rindu untuk dapat berkumpul kembali dgn mereka.

Malang tempo dulu itu merupakan sebuah upaya untuk kembali mengenal budaya sendiri....

Tidak ada komentar: