Kamis, 17 September 2009

Gossip is in The House

Semua kota dimana ada orang pasti tidak lepas dari yang namanya gosip. Gosip itu bukan hanya ada pada kalangan selebritis saja. Bukan juga pada kalangan orang-orang kaya seperti para 'upper east siders' dalam serial top Gossip Girl. Ya tidak perlu jauh-jauh, tetangga yang tinggal berdekatan saja bergosip satu sama lain. Sebetulnya apa makna dari kata 'gosip' ini. Facebook dalam harian yang saya baca sempat diharamkan karena para penggunanya yang saling bertukar gosip. Yang pasti penjelasan kata gosip bukan berarti digosok-gosok makin sip.
Secara pribadi sejak saya kecil dan mulai duduk di bangku sekolah dasar, teman-teman saya juga saling membicarakan orang. Sampai sekarangpun kita selalu membicarakan orang. Saya sendiri juga seperti itu. Teringat dengan ungkapan 'mulutmu harimaumu'. Berarti saya memiliki kebiasaan buruk. Hal itu sendiri yang harus dapat dikontrol oleh diri kita sendiri.
Dalam serial Gossip Girl semua orang merupakan sumber gosip. Dan hal itu disertai oleh bukti yang kuat berupa foto. Saya tidak dapat membayangkan apabila blog seperti gossip girl itu ada di sekeliling kita yaitu di kalangan anak-anak Dempo...

Yang pasti
you know you love me

XOXO
G.G.

Tidak ada komentar: