Kamis, 17 September 2009

15.06.2009

This day I would never forget for my whole live. Sejarah terukir hari ini untuk selamanya dan tidak dapat berubah dan diulang kembali. Hari ini yang menentukan hasil kami selama tiga tahun bersekolah di Dempo. Hasil itu tertulis dalam sebuah surat.
Tidak penting apa kata yang kami terima dari surat itu. Entah itu 'L' atau 'TL'. Saya sudah mempercayakan semuanya kepada Tuhan. Tuhan selalu memberikan rencananya pada kita pasti yang terbaik. Saya yakin guru-guru saya juga telah menyiapkan sebaik-baiknya untuk dapat terukir huruf 'L' dalam surat itu. Walaupun ini merupakan pukulan yang berat bagi sekolah kami yang sangat kami cintai. Hanya kebesaran hati yang bisa untuk menghadapi hal seperti ini.
Bagi saya Dempo selama 3 tahun sudah lebih dari sekolah untuk saya. Dempo adalah rumah saya. Teman satu sekolah adalah saudara saya. Romo dan Guru adalah orang tua saya.

Teman apa yang kita alami dan terima hari ini bukanlah akhir dari segalanya. Masa depan dan mimpi kita masih jauh di depan mata. Saya tetap percaya kita semua teman dan saudara. Jika kalian membutuhkan kami semua, ingat kami akan selalu ada untuk kalian. Ingatlah selalu jangan berkecil hati kalian akan selalu dapat menjangkau masa depan kalian. Ada seribu jalan ke Roma bukan? Dan ingatlah hari ini dan masa-masa kita yang pernah kita lewatkan bersama. Karena kita gak akan pernah duduk di bangku SMA dua kali.

1 komentar:

Winda Carmelita mengatakan...

tonn. kamu ta follow nd blogku!